PUPR Lanjutkan Seribu Proyek Lambat Lelang Bagian 3

Saat ini pemerintah sedang mempromosikan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha availability payment (PKBU-AP) yang bisa membuat investor swasta tak perlu lagi menaruh modal di awal. “Investor bayar cicilan saja begitu proyek sudah mulai dikerjakan,” ujar Luky. Bakal ada setidaknya empat proyek infrastruktur strategis nasional yang dibiayai dengan skema KPBU-AP ini. Proyek tersebut, antara lain, dua tol trans-Sumatera sepanjang 73 kilometer dengan nilai proyek lebih dari Rp 3 triliun. Selain tol, ada proyek kereta Makassar-Parepare dan rumah sakit senilai Rp 1,2 triliun dan Rp 650 miliar.

PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia bakal ditunjuk sebagai pendamping proyek. Pekan lalu, PT PII bersama Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Otoritas Batam, dan Otoritas Danau Toba bersafari ke Cina untuk menggaet investor yang akan membangun infrastruktur senilai US$ 13,1 miliar. Proyek tersebut mulai dari infrastruktur dasar, seperti pembangkit listrik dan jalan tol, hingga terminal serta light rail transit di Batam dan revitalisasi Labuan Bajo. “Jaminan pemerintah menjadi hal yang paling sering ditanyakan,” kata Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal BKPM, Tamba Hutapea.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *