Berharap Jadi Pemenang

Main ponsel di kelas sejutaan memang banyak tantangan. Pasarnya gemuk, daya beli pun tinggi. Tapi jangan lupakan persaingannya. Luar biasa ketat. Mungkin seketat celana jeans yang dipakai personil Changcuter. Whehehe…. Namun, bukan malah kapok, Evercoss malah makin getol berjualan ponsel sejutaan. Setelah koar-koar soal Android One di pabriknya yang ada di Semarang, seri A76 malah dilempar ke pasar secara diam-diam. Sebagai salah satu pemimpin pasar di kelas bawah, Evercoss tahu betul senjata apa yang sedang digunakan. Memainkan salah satu ponsel andalan di kelas yang memang dikuasainya. Seri A76 dijadikan produk unggulan. Ber-OS KitKat dengan seabrek fi tur tambahan yang menggugah selera. Pasti punya daya pikat lebih dibanding para rival.

SINYAL begitu terpikat dengan desain A76. Bentuknya oval dengan punggung berkulit jeruk. Kesat! Ini mendongkrak aspek kenyamanan saat mencengkeram. Maklum tangan SINYAL mudah berkeringat, jadi rentan tergelincir bila memegang ponsel full glossy tanpa tekstur. Meski nyaman menggenggam, tapi desain tak sedap dipandang secara visual. Selain bentuknya mirip dengan vendor global, area depan (layar) kerap meninggalkan sidik jari yang membuat ponsel sedikit kusam. Antarmuka sederhana tanpa kosmetik tambahan dari sang vendor. Berbaju Kitkat dan tanpa atribut apapun. Asyiknya ponsel jadi ringan dan gegas saat diajak berinteraksi. Sapu ke kanan kiri begitu cepat direspons. Termasuk saat men-tap ikon untuk memilih menu yang mengambang di layar.

Main game sudah teruji. SINYAL mengunduh Frontline Commando 2 untuk dibenamkan ke A76. Hasilnya grafi s tajam dengan kerapatan pixel yang baik. Yang menjadi titik kelemahan, respon layar kurang cepat. Sehingga saat membidik dan menembak kurang responsif. Bagaimana saat bermultitask?Saat membuka beragam aplikasi dan aktivitas social media nyaris tanpa masalah. Semua kegiatan bisa terselenggara dengan baik. 7,5 Multimedia Berbicara musik, A76 bukanlah ponsel kacangan. Kualitas bermusiknya bisa diandalkan. Kencang berteriak, namun tak sember saat memuntahkan suara lewat speaker bodi. SINYAL memutar lagu ‘Bang Bang’ yang didendangkan Nicky Minaj cs. Beat lagu yang cepat tak membuat A76 keteteran. Kolaborasi vokal dan instrumen tak pecah dan masih terdengar baik di telinga. Di fi tur bermusik, Sound E ect bisa digunakan. Sesaat menjajalnya, SINYAL kecewa dengan perubahan genre musik yang tak signifi kan.

Output suara cenderung datar tanpa greget. Wal hasil, percuma saja ketika coba digonta-ganti. Berbeda saat menggunakan handsfree bawaan, Anda tak perlu banyak mengubah genre, karena output suara sudah terdongkrak. Bila memaksa berubah genre, perubahannya pun cukup terasa. Pun hal yang sama ketika SINYAL mengakses video klip di Youtube. Suara bisa mantap terdengar. Visual video juga baik, hanya saja kadang tersendat oleh bu ering jaringan operator yang Kami gunakan. 7 Kamera Jepretan kamera bisa diandalkan. Syaratnya, Anda harus nongkrong di lokasi yang cukup cahaya. Sebab, bila tidak akan membuat hasil foto menjadi berpasir. Noise bisa terlihat sangat dominan ketika diperbesar menggunakan computer. SINYAL menjajal di beberapa aktivitas outdoor untuk memotret. Saturasi warna objek saat siang hari ber hasil direkam A76.

Termasuk saat menggunakan kamera depan untuk ber-selfi e ria. Foto tetap tajam dengan kolaborasi latar belakang dan depan yang pas. Berbeda saat memotret di kondisi low light. Dengan kamera utama, noise muncul meski tak mendominasi saat dipaksa merekam gambar di dalam ruang. Hal yang sama saat SINYAL mengajak untuk narsis dengan kamera depan. Semakin jelas pula terlihat, karena pixel kamera depan lebih sedikit. 7 Daya Saing Ada beberapa produk global yang memang menjadi competitor serius untuk saling sikut. Xiaomi Redmi 1S salah satunya. Spek yang tinggi menjadi nilai plus Xiaomi. Sementara vendor global lainnya yang memang cukup menyita perhatian, yakni Asus ZenFone 4S; produk ini kategori laris manis di pasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *