Masa Subur, The Golden Moment

Kenapa masa subur penting? Kita coba analogikan secara seder- hana. Kita tahu dalam hubungan antarpasangan ada yang disebut Long Distance Relationship. Artinya, keduanya terpisah jarak yang sangat jauh sehingga frekuensi untuk ketemu terbilang jarang. Nah, begitu juga antara sperma dan sel telur. Pada tiap bulan, kesempatan dari sperma untuk dapat “bertemu” sel telur bisa dibilang cukup terbatas. Sebulan sekali perempuan memasuki masa subur (ovulasi).

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Di masa ini, sel telur (ovum) dilepaskan oleh indung telur (ovarium) dan telah siap untuk dibuahi oleh sperma. Inilah masa emas yang dimaksud. Jika pada masa ini sel telur gagal dibuahi sperma, hilanglah kesempatan untuk dapat hamil. Peluang berikutnya di bulan depan lagi. Demikian seterusnya. Jadi, dengan memahami kapan masa subur, dapat diketahui kapan waktu yang terbaik untuk melakukan hubungan intim sehingga kemungkinan terjadi kehamilan meningkat. Nah, bagaimana cara untuk mengetahui secara tepat masa subur ini? Yakni, dengan menghitung berdasarkan siklus haid.

SIKLUS HAID NORMAL/TERATUR Masa subur terjadi sekitar 14 hari sebelum hari pertama haid berikutnya. Waktunya dapat berbeda beda maju atau mundur dua hari sesudah atau sebelum hari ke-14. Masa subur sangat bergantung pada lamanya siklus haid. Secara mudah dapat diperkirakan, masa subur terjadi mulai dari hari ke-12 hingga ke-16 siklus haid pada perempuan dengan siklus haid 28 hari. Nah, untuk menaikkan angka keberhasilan terjadinya kehamilan, disarankan agar melakukan berhubungan intim pada hari-hari tersebut dengan interval waktu 2-3 hari sekali. Begini contohnya. Awal menstruasi Mama terjadi pada tanggal 9 Mei, maka tanggal tersebut bisa ditandai sebagai hari ke-1. Sedangkan masa subur jatuh di hari ke-12 (20 Mei) hingga hari ke-16 (24 Mei).

Secara sederhana, Mama dapat menghitung masa subur dengan mencatat jadwal menstruasi seperti berikut: • Hari 1-5. Adalah siklus di hari pertama menstruasi. Mama perlu mencatat tanggal ini agar dapat menghitung perkiraan waktu ovulasi. • Hari 6-11. Mama sudah tidak menstruasi, tetapi periode ini bukanlah masa subur. Tubuh, pada tahap ini sedang melakukan proses mempersiapkan pelepasan telur. • Hari 12-16. Inilah hari-hari paling subur. Tubuh akan melepas telur pada salah satu dari beberapa hari tersebut. Ini adalah waktu terbaik untuk berhubungan intim. Pasalnya, masa hidup sel sperma sekitar selama 3 hari sedangkan sel telur 1 hari. • Hari 17-28. Berhubungan intim ketika periode ini hampir tidak terdapat peluang untuk terjadi kehamilan.

sumber : https://pascal-edu.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *