Fobia Bag6

Ada selalu drama dan hiperbol dalam gambar-gambar besar sebuah kon?ik—drama yang menutup pelbagai hal yang di luar pola umum. Pada 1687, flosof Leibniz menyebut ”wabah Islam”, la peste de mahometisme, di Eropa. Seperti dikatakan Ian Almond dalam History of Islam in German Thought, Leibniz memahami Islam pada hakikatnya sebuah satuan politik. Dalam hal itu, ia, yang menganggap Islam ”wabah”, sama dengan kaum Islamis yang kini menganggap diri sebagai wakil Islam yang sah. Islam: sebuah satuan politik yang tak memungkinkan perbedaan, dalam satu label. Di sana, tiap orang terlibat. Tak ada yang tak bersalah. Tak ada yang bisa tak ikut, untuk membunuh atau dibunuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *