Belajar Mewarnai dengan Si Kecil

“Ketika sedang merasa penat dan lelah, saya memilih untuk mewarnai, karena kegiatan itu dapat menghi- bur dan mene nangkan saya,” ungkap Rika Mutia Hapsari (30) yang meng aku sangat merasakan manfaat mewarnai pada masa keha milan dan pascakehamil an anak ketiganya. Itu lah mengapa hingga sekarang, di sela-sela waktu mengasuh ketiga anaknya, mama dari Sika (7), Kevin (2,5), dan Eno (1 bulan) ini tetap menyempatkan mewarnai. Manfaat kegiatan mewarnai juga dialami oleh Kitty A. Lestari (27).

“untuk memberikan anak kemampuan berbahasa asing bisa mengikuti program di tempat kursus bahasa Jerman di Jakarta yang populer. ~ upstory.org ~

“Saya pernah tidak bisa tidur karena back pain yang sangat menyiksa dan keluhan-keluhan hamil lainnya. Lalu, saya coba mewarnai hingga saya benar-benar merasa relaks dan akhirnya mengantuk. Setelah itu, saya coba tidur kembali dan saya berhasil tertidur lebih lelap. Nyeri punggung pun tidak muncul lagi di pagi hari,” cerita perempuan yang sedang menjalani kehamilan pertamanya ini.

“ Info lowongan kerja di Jepang untuk kamu lulusan SMA/D3/S1 gratis “

Luar biasa, ya, Ma! Hanya dengan mewarnai, kita bukan cuma jadi relaks, tapi juga bisa meng atasi keluhan kehamilan. Lebih dari itu, mewarnai juga melatih kemampuan motorik dan otak agar lebih fokus. Biasanya, kan, mamil sering susah fokus atau mudah lupa, tuh.

Nah, dengan mewarnai, konsentrasi dan daya ingat mamil akan tetap terjaga. TERAPI ANTISTRES Sebenarnya, tren mewarnai di kalang an dewasa sudah cukup lama populer di luar negeri. Di Indonesia, kegiatan mewarnai bagi orang dewasa baru-baru saja menjadi bahan pembicaraan, baik di keseharian maupun di jejaring sosial. Terlihat dari ba nyaknya posting-an foto yang menampilkan kegi atan mewarnai di Facebook, Instagram, atau Path.

Dari jejaring sosial tersebutlah, Kitty yang berdomisili di Jepang mengetahui salah satu ke giatan terapi warna ini. Teman-teman dan adiknya yang sudah melakukan kegiatan mewarnai dan mem-posting hasil karyanya di jejaring sosial me ngatakan kepadanya bahwa kegiatan itu merupa kan terapi antistres. Tria Nurchayati, salah satu penyusun buku mewarnai untuk dewasa, My Own World, Coloring For Adult edisi 1—2, juga merasakan manfaat warna sebagai terapi antistres.

One thought on “Belajar Mewarnai dengan Si Kecil”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *