Hati-Hati Pilih Dressing Salad Bag2

Jadi, ia hanya menyempurnakan rasa salad sayur atau buah. Selain itu, harus diperhatikan cara pembuatannya. Dressing ada yang dibuat menggunakan telur mentah. Ada juga ada yang dibuat dari keju atau apel tanpa proses pasteuri sasi atau pemanasan. Inilah yang harus dicermati. Dressing yang tidak mengalami pemanasan bisa saja mengan dung mikroorganisma penyebab penyakit yang dapat membahayakan kan dungan.

Baca juga : ausbildung jerman

Lain halnya dengan dressing, termasuk mayones, yang sudah melalui proses pengolahan/pasteuri sasi tentu saja boleh dikonsumsi mamil. Bagaimana cara memastikan mayones yang akan kita beli aman? Perhatikan saja, apakah di kemasannya tertera bahwa bahan-bahan yang digunakan sudah melalui pro ses pasteurisasi. Di restoran, salad yang Mama pesan sebaiknya di tanyakan dulu proses pencucian bahannya (sayur, buah) dan pembuatan dressing-nya. Kalau perlu tanyakan langsung pada sang koki.

Hindari Dressing Ini

‘MENGANDUNG TELUR MENTAH. Telur mentah atau setengah matang tak disarankan dikonsumsi langsung oleh mamil. The U.S. Centers for Disease Control and Prevention memperkirakan, satu dari 20.000 telur terkontaminasi bakteri Salmonella. Meski angka itu kelihatannya kecil, kasus penyakit dari bawaan makanan akibat telur cukup banyak. Menyantap makanan yang terkontaminasi bakteri Salmonella dapat memunculkan gejala yang terkait dengan saluran pencernaan, semisal diare, dehidrasi, nyeri perut, demam, menggigil, mual, dan muntah-muntah.

Gejala dapat muncul dalam waktu 12-72 jam setelah terpapar. Diare yang terus-menerus dapat menimbulkan kontraksi rahim, sehingga membahayakan janin. Sementara dehidrasi dapat mengganggu keseimbangan cairan elektrolit di dalam tubuh dan bisa menyebabkan penurunan volume darah yang sangat berbahaya bagi mamil dan janin. Salmonellaadalah penyebab utama dari penyakit yang ditularkan melalui makanan (foodborne diseases) dan dapat berakibat fatal pada bayi, balita, mamil dan kandungannya, serta orang lanjut usia.

Hal itu disebabkan kondisi kekebalan tubuh mereka yang cenderung lemah. Salah satu jenis bakteri SalmonellaadalahSalmonella thypiyang menyebabkan penyakit tifus. Pada salah satu penelitian dilaporkan, penyakit demam typhoid/tifus yang terjadi selama masa kehamilan dapat menyebabkan keguguran, persalinan prematur, ataupun kematian mamil dan janin.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published.