Energi Ekstra Dari Kaca Pembesar ala Autotrade Gold

Energi Ekstra Dari Kaca Pembesar ala Autotrade Gold – Panas matahari merupakan salah satu sumber daya energi yang masih berumur panjang. Dengan sebuah teknologi dari sebuah lensa, Ford mengembangkan energi tambahan untuk mobil di masa mendatang. Mobil listrik sudah banyak dikembangkan. Ham pir semua produsen ikut serta dalam meran cang sebuah mobil listrik untuk masa yang akan datang. Namun, ketergantungan dengan daya listrik menjadi masalah terbesar pada­­ mobil­mobil listrik. Padahal, ada sumber daya yang masih dapat dimanfaatkan setiap saat, yaitu panas matahari.

Oleh sebab itu, bekerja sama dengan Georgia Institute of Technology dan SunPower, Ford menjajaki potensi energi dari panas matahari ini melalui konsep C­MAX Solar Energy. Konsep ini sebenarnya sederhana. Sama halnya seperti permainan kaca pembesar untuk membakar sebuah kertas. Bagian terpenting dalam konsep ini adalah lensa Fresnel. Lensa ini ditempatkan pada sebuah atap dengan ukuran tertentu. Lensa ini akan melacak dan menagkap sinar matahari dari pagi hingga sore. Selanjutnya, panas yang dikumpulkan lensa diteruskan (difokuskan) pada mobil listrik yang ada di bawahnya melalui solar sel di atap mobil. Jika setiap meter di lensa dapat menghasilkan sekitar satu kilowatt, bayangkan jika lensa Fresnel di atap kanopi memiliki ukuran 20 meter persegi.

Hal ini tentu dapat menghasilkan energi yang sangat banyak untuk mobil yang ada di bawahnya. Baterai listrik di mobil pun akan cepat terisi. Dikutip dari website Ford, “Solusi Ford ini merupakan cara yang cerdas untuk menghemat emisi CO2 yang masih banyak saat ini. Selain itu, dengan memanfaatkan sinar matahari, konsumen Ford dapat menghemat tagihan listrik bulanan di rumahnya”, ujar Mike Tinskey, Direktur Global Vehicle Elektrik dan Infrastructure dari Ford. Sampai saat ini, masih banyak pengembangan yang harus dilakukan dalam mendukung konsep C­MAX Solar Energy ini untuk solusi mobil listrik di masa depan. Cara kerja C­MaX solar energy cukup sederhana, yaitu meneruskan sinar matahari yang ditangkap lensa Fresnel ke dalam sel surya di atas mobil. Baterai listrik di dalam mobil akan terisi tenaga tambahan dari panas matahari ini.

Sumber : https://teknorus.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published.