Masih sering mengisap jempol

Salam hormat ibu mayke. Bu, anak perempuan saya (3), kok, masih asyik mengenyot jempolnya, ya, bu. Kelihatan banget dia sangat menikmatinya. Bagaimana cara menghentikannya, bu, mengingat sebentar lagi ia akan masuk tk? Saya khawatir kebiasaan ini berlangsung hingga usia lebih besar. Mohon saran ibu mayke. Rita setyawati, jakarta halo bu rita, mengisap jari bersifat alamiah dan dilakukan bayi dalam rangka menenangkan diri. Hal ini akan menghilang pada usia sekitar 2-4 tahun.

Baca juga : kursus ielts di jakarta

Kebiasaan ini dikawatirkan akan memengaruhi struktur gigi, terutama ketika gigi tetap mulai tumbuh, dan anak menjadi bahan ejekan teman-temannya bila masih mengisap jari. Perlu diperhatikan, kapan saja si kecil mengenyot jempolnya? Apakah menjelang tidur, atau karena bosan, atau karena ada kejadian yang membuatnya cemas dan tertekan? Kalau terjadi menjelang tidur, ibu rita bisa mengalihkan perhatian anak dari jempolnya dengan cara memegangi tangannya dan menenangkan dirinya sambil mengelus punggung atau kepala anak.

Apabila dia belum terlalu mengantuk sibukkan dirinya dengan diajak bercakapcakap sambil menggerakkan jari-jari tangannya, membacakan buku cerita. Kalau anak menolak dipegangi tangannya, usahakan membujuk dan mengalihkan perhatiannya dari keinginan mengisap jempol. Rasa bosan dapat diatasi dengan mengajak anak melakukan kegiatan fsik untuk menyibukkan dirinya, misalnya bermain mengaduk dan membentuk dari adonan tepung; menempel gambar; bermain meniup busa sabun; mencetak gambar menggunakan cap; fnger painting; bermain peran, bermain mengumpulkan bola dengan warna tertentu, dll.

Aktivitas di ruang terbuka berupa jalan-jalan, menaiki sepeda roda tiga, main perosotan, ayunan, jungkat-jungkit bisa menjadi pilihan. Perasaan cemas dan tertekan dapat diatasi dengan mencari sumber kejadian yang membuatnya mempunyai perasaan negatif tersebut. Solusinya adalah menenangkan diri anak, menghiburnya ketika ia merasa kecewa atau sedih, memberikan kata-kata yang menguatkan dan menenangkan anak. Kepekaan seorang ibu sangat dibutuhkan untuk mengenali penyebab anak merasa stres dan tertekan, serta mencari cara yang paling jitu untuk menghibur dan menenangkan anak.

Sumber : https://westwoodprep.com/id

Leave a Reply

Your email address will not be published.