Yuk Mengenal Sistem dan Jenjang Sekolah di Jerman

Selain gratis, perbedaan pada sistem sekolah di Jerman dinilai lebih baik dibanding kebanyakan negara, seperti dikutip dari website Studiva.com.

Hal tersebut terbukti dari output yang lebih berkualitas. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak siswa dari berbagai negara datang. 

Untuk mengikuti sekolah di Jerman, siswa internasional dapat masuk ke sekolah negeri karena memang kebanyakan sekolah di sana berstatus negeri.

Meskipun tetap ada sekolah swasta bertaraf internasional, jumlahnya sangat sedikit. 

Uniknya, antara sekolah negeri dan sekolah swasta biasanya memiliki perbedaan persamaan peraturan. Salah satu perbedaan aturan misalnya soal kalender tahun ajaran. 

Sementara salah satu persamaan peraturan adalah pengenaan denda bagi seorang siswa yang membolos.

Sekolah di Jerman bagi Siswa Internasional

Siswa yang berasal dari luar Jerman akan diberikan pendidikan sesuai kemampuan bahasa Jerman yang dikuasainya. Mereka biasanya akan diminta mengulang kelas satu atau kelas dua. Meskipun begitu, tetap ada beberapa unsur lain yang diperhatikan selain persoalan bahasa ini. 

Integrasi tersebut dilakukan supaya siswa dari non-Jerman mudah belajar, mengingat jumlahnya semakin banyak. Sesuai peraturan negara bagian, para siswa yang berasal dari luar Jerman akan ditawari kelas tambahan seperti kelas persiapan, kelas bilingual, kelas remedial, atau kursus intensif. 

Tahun Ajaran Resmi di Jerman

Secara normal, awal tahun ajaran di Jerman umumnya dimulai pada pertengahan Agustus / September dan berakhir sekitar pada 1 Juli.  Walaupun satu negara bagian dengan negara bagian lainnya bisa saja menerapkan peraturan berbeda, tetapi tidak jauh dari itu. 

Dalam satu masa ajaran tersebut akan terpotong dengan berbagai hari libur resmi Jerman.

Misalnya, liburan musim panas (6 minggu), musim, gugur/Herbstferien (2 Minggu), Paskah/Osterferien (1 Minggu), Natal/Weihnachtsferien (2 Minggu), dan berbagai hari libur negara atau keagamaan lainnya.  

Minggu Aktif Bersekolah di Jerman

Kita tidak akan menemukan kantin sekolah di Jerman. Karena rata-rata sekolah berakhir sebelum makan siang, sehingga siswa akan makan di rumah dan tidak ada fasilitas kantin untuk makan siang di sebagian besar sekolah negeri Jerman. 

Jerman menyelenggarakan sekolah aktif sebanyak 5 hari dalam seminggu. Hampir semua sekolah negeri buka dari hari Senin sampai Jumat, dari jam 8 pagi sampai jam 1 siang atau 2 siang. Beberapa sekolah ada yang menyediakan kelas bagi murid yang lebih tua di sore hari hingga sekitar jam 4 sore. 

 

Beberapa sekolah yang ada di Jerman juga menawarkan pendidikan sehari penuh atau Ganztagsschule. Untuk siswa yang mengambil pendidikan penuh tersebut, maka akan mendapat alokasi jam belajar untuk pekerjaan rumah, kegiatan ekstrakurikuler, dan makan siang di kafetaria.

Hari Aktif Bersekolah di Jerman

Waktu aktif untuk belajar di sekolah Jerman tentu bergantung jenjang pendidikan. Jenjang-jenjang yang resmi ada di dalam sistem pendidikan Jerman adalah sebagai berikut. 

  1. Kindergarten (Taman Kanak-Kanak)
  2. Grundschule (Sekolah Dasar)
  3. Secondary School: pada jenjang ini, setiap pelajaran berlangsung sekitar 45 menit dengan jeda pergantian pelajaran selama lima menit. Jeda tersebut diadakan supaya guru dapat berpindah antar kelas. Siswa tidak perlu keluar kelas atau cukup tinggal di satu ruangan saja. Yang termasuk Secondary School adalah
  4. a) Gimnasium (untuk mahasiswa akademik)
  5. b) Realschule (untuk siswa menengah)
  6. c) Hauptschule (untuk siswa yang kurang akademis)
  7. d) Gesamtschule (kurrikulum Hauptschule der Realschule begabung).

 

Itulah tadi uraian mengenai sistem yang ada pada sekolah di Jerman. Kamu bisa melanjutkan pendidikan di sana dengan cara melakukan penyetaraan sertifikat kelulusan terakhir belajar. Nantinya, fasilitas yang didapat tidak akan berbeda dari murid lokal. 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.